Aku Maunya Kamu, Titik! : a flash fiction

Tahukah kamu rasanya jatuh cinta?
Mencintai dengan sungguh-sungguh hingga rasanya energimu habis hanya untuknya?
Benar-benar mencintai hingga jantung berdegup kencang kegirangan saat memandangnya?
Mungkin inilah yang aku rasakan sekarang.
Jatuh cinta.

***

“Are you sure? About your choice. She doesn’t look friendly”

“100% sure, Damien!”

“You’re crazy, man! It’s too risky”

“Well, let’s say that I’m just a man who are in love”

“some says love could kill”

“Then I’d rather be drown in love, Damien” ujarku sambil tertawa “I’m gonna get her. I promise you”

“You are a crazy young man, Reno” ujarnya.

Aku memandang dari kejauhan. Ia begitu mempesona. Kali ini, tekadku sudah bulat.

Aku maunya kamu, titik!

Kutinggalkan Damien. Kubawa papan selancarku memasuki ombak itu. Ombak pipa setinggi 12 kaki. Ia menggulung dengan cantik, tanganku gemetaran saat menyentuh dinding ombak. Di bawah papan selancarku aku bisa melihat warna warni ikan2 kecil menari denganku.
Kali ini kurasakan aku benar-benar jatuh cinta pada ombak di pantai ini.

Ia terus menggulung. Merengkuhku. Sedikit lagi aku sampai di ujung cahaya saat tiba-tiba kurasakan ombak memelukku. Kulihat buih-buih ombak berwarna putih mengelilingiku memelukku dalam. Aku tersenyum pasrah pada cintaku.

Yes. I’d rather be drowning in love.

#TentangReno

10 thoughts on “Aku Maunya Kamu, Titik! : a flash fiction

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s